Erupsi Semeru ; Korban Meninggal Bertambah

oleh -434 Dilihat
Petugas saat melakukan identifikasi jenazah korban erupsi semeru, Selasa (7/12). (Foto : Detik.com)

Kilas Babel -Jumlah korban erupsi Gunung Merapi yang teridentifikasi kembali bertambah setelah dilakukan tes ante mortem. Dari total 34 korban meninggal, 22 jenazah telah teridentifikasi.
Kapolsek Kota Lumajang Iptu Samsul Hadi merinci, dari 22 korban meninggal yang telah teridentifikasi 18 jenazah sudah diserahkan ke keluarganya masing-masing. Sedangkan 8 lainnya masih belum teridentifikasi.

“Total 34 jenazah korban erupsi Gunung Semeru ditemukan,” terang Samsul, Selasa (7/12/2021).

Mujiono, salah satu keluarga korban yang telah teridentifikasi mengaku bersyukur anggota keluarganya yang hilang telah ditemukan dan sudah bisa diserahkan keluarga. Meski begitu, ia belum bisa mengambil jenazah anggota keluarga yang meninggal lainnya.

Hal itu disebabkan jenazah harus menunggu tes ante mortem untuk memastikan identitasnya. Padahal, menurut Mujiono, dua korban ini ditemukan di lokasi yang sama. Kedua keluarganya yang meninggal itu yakni atas nama Budi Cahyono dan Misraji, warga Dusun Curah Kobokan, Kecamatan Pronojiwo.

“Korban Budi Cahyono dan Misraji ditemukan berdekatan oleh petugas pencarian di Dusun Curah Kobokan. Untuk Budi Cahyono bisa pulang hari ini, karena hasil tes ante mortem cocok, dan Misraji masih belum, katanya besok bisa dibawa pulang, Budi Cahyono langsung dimakamkan malan ini,” kata Mujiono.

Kondisi di kawasan Gunung Semeru pasca-erupsi 4 hari ini sendiri masih hujan lebat. Akibat cuaca itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang dan pihak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau agar warga tetap waspada terhadap banjir lahar dingin yang disertai material abu vulkanik. (sumber: detik)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.