Pelabuhan Internasional Bangka Belitung Berpotensi Dibangun di Belinyu

oleh -701 Dilihat
Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu. (TimeLines)

KILASBABEL.COM – Pelabuhan internasional di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berpotensi akan dibangun di Belinyu, Kabupaten Bangka.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Babel, Asban Haris mengatakan, kondisi memungkinkan untuk dibangun pelabuhan internasional di Belinyu sebab Pelabuhan Pangkalbalam ini tak memungkinkan untuk dihandalkan kedepannya karena sedimentasi.

“Gubernur maunya kami sudah cek forkopimnda Pelabuhan Pangkalbalam krodit sudah sedimentasi tidak memungkinkan lagi lah kedepannya kita pelabuhannya itu. Nanti di situ kapal kecil-kecil aja, ntah ikan ntah apa, namun kapal tonase sekian itu ke Belinyu,” ujar Asban, Jumat (18/7/2025).

Menurut Asban, terkait hal ini sudah ada wacana Gubernur Babel yang juga sudah mencari investor untuk pembangunan di Belinyu wacananya pelabuhan internasional, karena kondisi yang memungkinkan.

“Dari pada dari sini (Pangkalbalam) ngangkut kapal 10,20 ton tau-taunya air surut terus draf air tinggi RWS nya rendah di sini RWS nya 2,2 jadi kapal di atas 10 ton itu tidak bisa masuk, harus nungu air pasang,” ucapnya.

Sementara, kondisi perairan di Belinyu untuk surutnya saja dengan kedalaman 4 meter sehingga masih memungkinkan aktivitas keluar-masuk kapal meski dengan tonase yang besar.

“Di Belinyu yang dekat batu itu air surut aja 4 meter tidak ada masalah yang sebelahnya Kelabat Dalam itu diberikan tuhan untuk mejaga gelombang besar tidak perlu lagi pakai break water. Dimana-mana pelabuhan itu kalo dekat sungai itu pasti sedimentasi luar biasa, kalo di laut tidak  seperti di Mentok itu,” ujarnya

Sebelumnya, Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani mendampingi Yu Jianguo, investor dari PT Hayin asal Cina yang berniat membangun pelabuhan internasional di Kota Belinyu.

Peninjauan itu dilakukan di Pelabuhan yang berlokasi di Pesisir Pantai Tanjung Putat, Kelurahan Mantung, Kecamatan Belinyu, Rabu (9/7/2025).

Gubernur Hidayat mengatakan, kedatangan investor tersebut untuk mengembangkan pelabuhan Belinyu dengan dua alasan, yakni karena jaraknya Belinyu yang dekat dengan Singapura, serta untuk membangkitkan kembali sejarah kejayaan pelabuhan Belinyu.

“Hari ini saya ingin membangkitkan lagi Kota Belinyu ini menjadi pelabuhan bertaraf internasional melalui perusahaan PT Hayin, yaitu dengan membangun pelabuhan kontainer khusus ekspor,” ujar Hidayat.

Hidayat menjelaskan, nantinya Belinyu akan dikembangkan seperti Kota Batam. Dengan adanya pelabuhan industri, lanjut Hidayat, investor tak perlu ragu menanamkan modal di Babel karena fasilitas akan setara dengan daerah lain.

Menurutnya, Kabupaten Bangka Induk sangat potensial untuk KEK pariwisata, pelabuhan perdagangan dan sumber daya alam. Secara geografis, kata Hidayat, Belinyu juga dinilai strategis dan layak menjadi pelabuhan ekspor bertaraf internasional.

“Mudah-mudahan Allah SWT menghendaki, pelabuhan di Belinyu ini akan bisa menyerap tenaga kerja dan perdagangan. Apabila nanti sudah menjadi pelabuhan internasional, Belinyu berhak mengajukan sebagai kabupaten sendiri,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Pimpinan PT Hayin, Mr. Yu Jianguo, mengatakan hal senada. Menurutnya, PT Hayin ingin mengembangkan pelabuhan di Belinyu menjadi pelabuhan internasional.

“Semua sumber daya alam dari Kalimantan atau Sumatera nantinya bisa diekspor dari sini,” ucap Yu Jianguo. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.