KILASBABEL.COM – BMKG Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengimbau masyarakat di Kabupaten Bangka Barat untuk mewaspadai hujan lebat disertai petir dan angin kencang, guna mengantisipasi bencana alam dampak cuaca ekstrem itu.
“Kami telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem ini, agar masyarakat lebih waspada,” kata Kepala BMKG Pangkalpinang Tri Agus Pramono di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan peringatan dini cuaca di Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Kamis (13/11) berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang ini terjadi Kabupaten Bangka Barat, khususnya di Jebus dan sekitarnya.
Kondisi cuaca ini dapat meluas ke Kabupaten Bangka di Belinyu, Pemali, Bakam, Riau Silip, Puding Besar. Kabupaten Bangka Barat meliputi Mentok, Simpang Teritip, Kelapa, Tempilang, Parit Tiga dan sekitarnya.
“Curah hujan di kabupaten dan kota lainnya diperkirakan hujan ringan dan berawan, sehingga potensi bencana relatif rendah,” katanya.
Ia menyatakan kondisi hujan disertai petir dan angin kencang ini dapat menimbulkan bencana hidrometeolrologi, seperti banjir bandang, tanah longsor dan pohon tumbang, akibat cuaca ekstrem ini.
“Kami berharap pemerintah daerah untuk mewaspadai kondisi cuaca ini, guna mengantisipasi dan meminimalisir terjadi korban jiwa dampak bencana alam ini,” katanya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Babel Arie Primajaya mengimbau masyarakat tidak berteduh di bawah pohon atau beraktivitas saat hujan lebat disertai angin kencang ini, guna mengantisipasi terkena dampak pohon tumbang.
“Kalau kita lihat pohon-pohon pelindung di sepanjang jalan protokol ini sudah berusia tua dan rawan tumbang diterjang angin kencang,” katanya. (*)






