PLN UIW Babel: Keberadaan Kabel Bawah Laut Jadi Penopang Keandalan Listrik di Pulau Bangka

oleh -141 Dilihat
Manajer PLN Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Babel, Wayan Budi Laksana saat memaparkan kondisi listrik Bangka Belitung jelang Nataru.(Foto/Nugraha)

KILASBABEL.COM, PANGKALPINANG – PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung menegaskab bahwa keberadaan kabel bawah laut menjadi infrastruktur penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik yang ada di Pulau Bangka.

Hal tersebut disampaikan oleh Manajer Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) PLN UIW Bangka Belitung, Wayan Budi Laksana, dalam kegiatan Site Visit dan Media Gathering bersama Awak Media di PLTU Air Anyir Kabupaten Bangka pada Rabu, (17/12/2025).

Dirinya menyampaikan bahwa kabel bawah laut memiliki peran strategis karena mampu mensuplai pasokan listrik dengan biaya yang lebih efisien dibandingkan dengan jenis pembangkit berbahan bakar diesel yang masih mendominasi sistem kelistrikan di Pulau Bangka.

“Secara operasional, kabel bawah laut sangat penting karena menjadi salah satu penyuplai utama pasokan listrik dari Pulau Sumatra ke Pulau Bangka. Dari sisi biaya, ini jauh lebih murah dan efisien dibandingkan dengan pembangkit tenaga diesel,” ucap Wayan selaku Manajer UPK PLN UIW Babel.

Baca Juga: Dari Reklamasi hingga Mangrove, PT TIMAH Tbk Dorong Pemulihan Lingkungan Berkelanjutan

Dirinya menambahkan, hingga November 2025 kemarin PLN Babel telah mengoperasikan dua jalur kabel bawah laut dengan kapasitas masing-masing 50 Megawatt (MW).

Selain itu, satu kabel bawah laut tambahan berkapasitas 50 MW juga telah disiapkan sebagai cadangan untuk mengantisipasi gangguan pada jalur utama.

“Dua kabel jalur laut yang menjadi suplai pasokan listrik dari Pulau Sumatra ke Pulau Bangka sudah beroperasi, dan ada satu jalur kabel lainnya yang kami siapkan sebagai back up atau cadangan nantinya,” tambahnya.

Berdasarkan data operasional PLN UIW Babel, sistem kelistrikan di Pulau Bangka saat ini memiliki daya mampu pasok listrik sebesar 241,05 MW. Dari jumlah tersebut, kontribusi pasokan listrik melalui jalur kabel bawah laut mencapai 100 MW.

Sementara itu, beban puncak tercatat sebesar 225,01 MW. Dengan kondisi tersebut, cadangan daya sistem kelistrikan di Pulau Bangka berada pada angka 116,04 MW.

Baca Juga: Ketua Komisi XII DPR RI Pantau Kesiapan PLN UIW Babel Jaga Keandalan Sistem Kelistrikan Selama Nataru

Menurut Wayan, komposisi pembangkit listrik di Pulau Bangka masih didominasi oleh sistem pembangkit berbahan bakar minyak (BBM), sementara batu bara hanya digunakan pada PLTU.

“Kondisi yang ada saat ini membuat kabel jalur bawah laut menjadi sangat krusial dan penting dalam menjaga keseimbangan sistem kelistrikan di wilayah regional Pulau Bangka sekaligus menekan biaya operasional sistem pembangkit listrik yang ada,” jelasnya.

Manajer UPK PLN UIW Babel tersebut menjelaskan bahwa meski tanpa tambahan suplai listrik jalur kabel bawah laut, sistem kelistrikan yang ada di Pulau Bangka sebenarnya masih dapat beroperasi secara mandiri. Namun, tentu biaya produksi listrik akan meningkat signifikan akibat ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Baca Juga: Penantian Panjang Aling Miliki Rumah Layak Berakhir Bahagia dengan Bantuan PT TIMAH Tbk

“Secara teknis masih bisa berdiri sendiri, tetapi biaya produksinya akan jauh lebih mahal jika tanpa bantuan suplai pasokan listrik dari jalur kabel bawah laut,” ucap Wayan.

Untuk menjaga keandalan operasional kabel bawah laut, Wayan menyebutkan bahwa PLN UIW Babel juga menjalin koordinasi dengan pihak TNI Angkatan Laut serta pihak Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Koordinasi tersebut dilakukan melalui patroli rutin di sekitar jalur kabel bawah laut, khususnya untuk memastikan bahwa aktivitas ponton tambang timah baik yang legal ataupun illegal tidak beroperasi di wilayah sekitar area jalur kabel bawah laut.

“Kami berkoordinasi dengan pihak TNI dan Polri agar kegiatan pertambangan disekitar area jalur kabel bawah laut tidak beroperasi guna mencegah adanya potensi gangguan,” pungkasnya.(nug)

No More Posts Available.

No more pages to load.