Pencarian Remaja Hilang Gegara Monyet di Muara Kurau Masuk Hari ke-2, Korban Belum Ditemukan  

oleh -61 Dilihat
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian korban di hari kedua, Selasa (23/12/2025).(Foto/Ust)

KILASBABEL.COM, PANGKALPINANG – Pencarian terhadap seorang remaja bernama Isanudin (16), yang diduga tenggelam di Muara Kurau, Kabupaten Bangka Tengah, memasuki hari kedua pada hari ini, Selasa (23/12/2025).

Sebelumnya korban dilaporkan hilang tenggelam di muara sungai Desa Kurau, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah pada Senin (22/12/2025) sore. Kejadian dimulai ketika korban terganggu oleh monyet sehingga terjatuh dan hilang dari pandangan di kawasan muara kemarin.

Informasi tentang kejadian tersebut diterima oleh instansi terkait kemarin sore. Hari ini, Selasa (23/12/2025), tim SAR gabungan telah melaksanakan pencarian sesuai rencana operasional yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Baca Juga: Terkejut Monyet Melompat ke Perahu, Remaja 16 Tahun Tenggelam di Muara Sungai Kurau Bangka Tengah

Hal itu diungkapkan oleh Kasubsie Operasi dan Siaga Kansar Pangkalpinang, Danu Wahyudi, S.Kom, Selasa (23/12/2025).

“Selamat siang, kami ingin memberitahukan perkembangan pencarian terhadap satu orang remaja yang dalam kondisi membahayakan dan diduga tenggelam di Muara Kurau. Kejadiannya dimulai ketika korban sedang di kawasan muara dan tiba-tiba terganggu oleh monyet, sehingga terjatuh dan kemudian hilang,” ujar Danu.

Untuk mempercepat proses pencarian, kata Danu, tim SAR membagi area menjadi dua bagian. Area pertama adalah kawasan muara tempat kejadian awal terjadi, sedangkan area kedua adalah hamparan bibir pantai yang dianggap sebagai lokasi potensial korban terdampar.

Danu mengatakan, beberapa aset dan personel dari berbagai instansi telah digerakkan untuk mendukung pencarian. Di antaranya adalah Direktorat Polairud Polda Bangka Belitung, Polair Polres Bangka Tengah, Laskar Sekaban, SAR Brimob, BPBD, Laskar Sekaban, serta nelayan setempat yang memiliki pengetahuan mendalam tentang kondisi perairan dan pantai Muara Kurau.

Baca Juga: PT Timah Tbk Rayakan Hari Ibu Lewat Women In TINS Series: Perempuan Tangguh, Adaptif dan Berdaya

“Hingga siang hari ini, sayangnya korban belum ditemukan. Namun, tim kami tetap bekerja keras dan mengoptimalkan semua sumber daya yang ada untuk menemukan korban secepatnya,” jelas Danu.

Meskipun korban belum teridentifikasi, Danu menambahkan bahwa kondisi perkembangan pencarian menunjukkan tanda-tanda yang membaik. Tim akan terus melanjutkan pencarian hingga malam hari jika kondisi cuaca dan lingkungan memungkinkan.

“Kami berharap dengan dukungan semua pihak, korban segera dapat ditemukan dan diberikan pertolongan yang diperlukan. Keluarga korban juga telah diberitahu tentang perkembangan terkini dan kami terus memberikan dukungan emosional kepada mereka,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pangkalpinang menggelar operasi pencarian dan pertolongan terhadap seorang remaja yang dilaporkan hilang tenggelam di muara sungai Desa Kurau, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (22/12/2025) sore.

Baca Juga: Gubernur Hidayat Arsani dan Yayasan Sahabat Cipta Teken MoU Pendanaan RBP REDD+

Peristiwa nahas menimpa seorang remaja bernama Isanudin (16), warga setempat.

Kejadian bermula pukul 15.00 WIB ketika korban sedang bersantai sembari memancing bersama dua rekannya, Ibrahimovic (17) dan Refi (15), di atas perahu speed lidah yang bersandar di dermaga nelayan muara Kurau.

Suasana tenang seketika berganti kegelapan ketika seekor monyet tiba-tiba melompat ke atas perahu mereka. Terkejut parah, ketiga remaja secara refleks melompat ke dalam sungai untuk menyelamatkan diri.

Menurut keterangan saksi, korban sempat berhasil menahan badan perahu. Namun, ketika melihat kedua temannya berenang menuju tepian seberang, Isanudin memutuskan untuk mengikutinya. Diduga karena kelelahan di tengah arus, korban tidak mampu mencapai tepian dan tenggelam.

Rekan korban sempat berusaha memberikan pertolongan, namun kondisi air yang sedang surut membuat tubuh Isanudin terseret arus dengan cepat hingga menghilang dari pandangan.

Warga yang menerima laporan dari kedua temannya segera meneruskan informasi ke Kantor SAR Pangkalpinang. Segera setelah menerima laporan, satu tim rescue diberangkatkan ke lokasi kejadian yang berada pada koordinat 2°19’47.5″S 106°14’08.1″E.

Setibanya di lokasi, tim SAR langsung berkoordinasi dengan keluarga korban dan unsur terkait, kemudian bergegas melakukan pencarian. Satu unit Rubber Boat (perahu karet) diterjunkan untuk menyisir area sekitar lokasi kejadian.(eno)

No More Posts Available.

No more pages to load.