KILASBABEL.COM, BANGKA – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang nelayan bernama Maskub Harianto (42) yang mengalami sakit mendadak saat melaut di perairan Pantai Matras, Kabupaten Bangka, Selasa (30/12/2025). Evakuasi dilakukan dalam kondisi sulit karena cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Informasi yang diperoleh, korban yang berdomisili di Parit Pekir, Sungailiat, berangkat memancing dari Pelabuhan Jelitik pada 27 Desember 2025 menggunakan KM Doa Ibu menuju area fishing ground Karang Joni. Pada pagi hari pukul 08.20 WIB, ia menghubungi istri untuk melaporkan kondisi tubuhnya yang tidak baik serta mesin kapal yang tidak dapat dihidupkan.
Mendapati kabar itu, keluarga segera menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang. Tim rescue dengan menggunakan Kapal Cepat RBB (Rigid Buoyancy Boat) kemudian dikirim ke koordinat 1°42’58.40″S 106°14’28.21″E.
Setelah sekitar empat jam mencari, kapal korban ditemukan pukul 12.00 WIB dalam kondisi lego jangkar. Korban yang dalam keadaan lemas langsung mendapatkan penanganan medis awal. Pemeriksaan menunjukkan ia mengalami sesak napas akibat mabuk laut yang menyebabkan sistem imun menurun drastis, sehingga diberikan bantuan oksigen untuk menstabilkan kondisi.
Tim SAR yang terlibat terdiri dari Rescuer Kansar Pangkalpinang, ABK KN SAR Karna, Tim Medis Balai Kekarantinaan Kesehatan, Satpolair Polres Bangka, SAR Brimob, dan BPBD Kabupaten Bangka.
Kepala Kansar Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dan mengimbau masyarakat untuk menghubungi call center 115 jika membutuhkan bantuan darurat.
“Setelah kondisi stabil, korban diserahkan kepada keluarga di Pelabuhan Muara Jelitik, sementara mesin kapal diperbaiki untuk dibawa kembali ke daratan,” tutup Mikel.(eno)






