KILASBABEL.COM, PANGKALPINANG -Ungkapan isi hati Batara, menjelang aksi demo di Kantor Gubernur Bangka Belitung, Senin (5/1/2026) hari ini.
Batara adalah warga Toboali, Kabupaten Bangka Selatan yang menginisiasi demo di Kantor Gubernur Babel.
“Jaga kondusifitas, jangan ada keributan, jangan ada huru hara, jangan ada bakar-bakaran,” ucap Batara di dalam video yang diunggah di Facebook Taring Aspirasi.
Dia menyebutkan agar fokus pada tujuan utama aksi demo adalah meminta penambang yang ditangkap polisi agar segera dibebaskan.
Menurutnya, penambang timah yang ditangkap itu tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bangka Belitung.
“Mereka ditahan karena cuma menambang untuk bertahan hidup, nggak lebih. Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, rela atau tidak rela, ikhlas atau tidak ikhlas, semua ini sudah terjadi. Kita sudah dijajah di tanah kita sendiri, dan ironisnya lagi, yang menjajah kita adalah bangsa kita sendiri,” ungkap Batara panjang lebar.
Hal itu, ujarnya, bertentangan dengan UUD 1945 yang menyatakan kemerdekaan adalah hak segala bangsa.
Namun, menurutnya kondisi itu tak sesuai fakta di lapangan.
Dia menyebut bumi dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya, dikuasai oleh negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Rencananya, aksi demo di Kantor Gubernur Babel hari ini akan dilaksanakan sekitar pukul 13.00 WIB dan dihadiri sekitar 3.000 massa. Para pendemo memastikan bahwa aksi akan dilaksanakan secara damai, tertib dan bertanggung jawab dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku.(eno)






