KILASBABEL.COM – Pemerintah Kota Pangkalpinang akan melaksanakan sejumlah pembangunan diberbagai sektor pada 2026, mulai dari revitalisasi pasar, penataan pedagang, penanganan banjir hingga digitalisasi parkir.
Wakil Walikota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, mengatakan bahwa 2026 Pemerintah Kota Pangkalpinang sudah berkoordinasi untuk merevitalisasi pasar – pasar yang ada di Pangkalpinang.
“Ditahun 2026 ini Pemerintah Kota sudah berkoordinasi untuk merevitalisasi pasar besar, kemudian tetap mengutamakan gotong royong. Kita sama-sama karna harus bekerja sama dari seluruh lapisan untuk membangun Pangkalpinang ini” ujar Dessy, Selasa, (6/1/2026).
Dessy juga menegaskan, Pemerintah Pangkalpinang juga terus bekoordinasi ke Pemerintah Pusat terutama untuk penanganan banjir di Kota Pangkalpinang.
“Kami sudah berkoordinasi ke pusat untuk penanganan banjir, termasuk meminta dukungan dan bantuan terkait pembangunan bendungan karet dan upaya-upaya teknis lainnya,” ujarnya.
Selain revitalisasi pasar dan penanganan banjir, Pemkot Pangkalpinang juga sedang menyiapkan penataan sistem parkir yang berbasis digital. Dessy menjelaskan, digitalisasi parkir masih dalam tahap penyusunan sistem.
“Untuk penataan parkir masih on proses karena kita mau digitalisasi parkir. Kita masih membuat sistemnya. Kita harapkan saat revitalisasi pasar dijalankan, sistem ini bisa diterima oleh masyarakat,” jelasnya.
Dessy juga mengatakan bahwa Walikota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif,sudah melakukan komunikasi ke beberapa pihak untuk melaksanakan rancangan pembangunan 2026.
Beberapa program sudah disiapkan dan direalisasikan secara bertahap.
“Untuk lebih jelasnya, kita serahkan kepada Wali kota. Beliau sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengejar pembangunan di tahun 2026 ini, mulai dari revitalisasi pasar tadi, penataan pedagang, digitalisasi parkir, hingga penanganan banjir,” jelas Dessy. (*)






