KILASBABEL.COM – Kontingen Indonesia sukses mencatatkan hasil yang gemilang pada hari pertama penyelenggaraan ASEAN Para Games 2025. Pasukan Merah Putih untuk sementara menempati peringkat kedua klasemen dengan raihan 18 medali emas.
Indonesia berhasil mengumpulkan total 18 emas, 25 perak, dan 14 perunggu hingga Rabu, 21 Januari 2026. Posisi ini masih tertinggal dari Thailand yang berada kokoh di puncak klasemen perolehan medali.
Tuan rumah Thailand memimpin daftar medali dengan koleksi 23 emas, 18 perak, dan 20 perunggu. Indonesia unggul jauh atas Vietnam di peringkat tiga dengan delapan emas, lima perak, enam perunggu.
Cabang olahraga para renang menjadi penyumbang terbanyak dengan enam medali emas dan delapan perak. Tim para balap sepeda Indonesia membuka keran medali lewat sumbangan tiga emas dan dua perak.
Atletik menyumbangkan delapan medali emas, 13 perak, dan enam perunggu pada sesi sore hingga malam. Para angkat berat turut memberikan kontribusi bagi kontingen Indonesia dengan satu emas dan satu perak.
Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Reda Manthovani sangat mengapresiasi segala pencapaian para atlet sejauh ini. Reda mengungkapkan rasa bangganya saat ditemui di Nakhon Ratchasima Rajabhat University Stadium usai pertandingan selesai.
“Di hari pertama ASEAN Para Games 2025 sudah mendapatkan medali sebanyak itu, bagi saya, sudah Alhamdulillah,” kata Reda.
Ia menilai pencapaian hari pertama ini membuktikan kesiapan Indonesia bersaing ketat dalam ajang tersebut. Reda yakin keberhasilan ini menjadi pelecut semangat bagi atlet lain yang akan segera bertanding.
“Ini akan menambah semangat para pemain-pemain yang besok turun ke lapangan. Seperti hari ini, di sepak bola cerebral palsy, saat mendengar rekan-rekannya mendapatkan medali emas, mereka senang sekali,” ujar Reda.
Tim pendamping akan terus memberikan dukungan maksimal agar para atlet bisa tampil optimal di gelanggang. Reda menegaskan pentingnya menjaga mental dan semangat kebersamaan seluruh kontingen pada hari kedua perlombaan.
“Saya harap atlet harus tetap menjaga semangatnya untuk hari kedua. Karena, dengan semangat dan kebersamaan ini, mereka bisa bertanding tanpa beban. Kami akan berusaha untuk menjaga mental atlet tetap optimal,” ucapnya. (*)





