KILASBABEL.COM – Tim Inafis Satreskrim Polresta Pangkalpinang dikerahkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran mobil yang terjadi di depan SPBU Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (16/2/2026). Langkah ini dilakukan guna mengungkap penyebab pasti insiden kebakaran tersebut.
Sebanyak empat personel Inafis diturunkan dalam proses olah TKP yang dipimpin langsung oleh Ps Kanit Inafis Satreskrim Polresta Pangkalpinang, Aiptu Apri Kurniawan. Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari pengumpulan barang bukti, identifikasi titik awal api, hingga pendokumentasian lokasi kejadian.
Dari hasil sementara di lapangan, diketahui dua unit kendaraan terdampak dalam peristiwa tersebut. Satu unit mobil dilaporkan hangus terbakar hingga rusak total, sementara satu unit lainnya mengalami kerusakan akibat terdampak kobaran api.
Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Max Mariners melalui Kasi Humas Polresta Pangkalpinang, Ipda Teddy Asikin, menyampaikan bahwa proses olah TKP dilakukan secara profesional untuk memastikan penyebab kebakaran.
“Tim Inafis Satreskrim Polresta Pangkalpinang telah kami turunkan untuk melakukan olah TKP secara menyeluruh. Langkah ini guna memastikan penyebab kebakaran serta mengumpulkan bukti-bukti di lapangan. Saat ini proses penyelidikan masih berlangsung,” ujarnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait penyebab kebakaran, sembari menunggu hasil resmi penyelidikan dari aparat berwenang. Polisi juga memastikan akan terus mendalami kasus ini hingga penyebab pasti kebakaran dapat diketahui.
Diketahui bersama, sebelumnya sebuah mobil minibus Suzuki APV hangus terbakar di depan pintu masuk SPBU Kejora, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (16/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Belum diketahui penyebab kebakaran yang terjadi saat pengendara ramai mengantre di SPBU tersebut.
Salah seorang warga Bambang (38) mengatakan, saat kejadian dia berada tak jauh dari mobil terbakar.
“Mobil itu baru mau masuk ke dalam (SPBU), tiba-tiba api keluar dari bawah,” kata Bambang di lokasi kejadian.
Sempat terdengar suara ledakan sehingga memicu kepanikan warga di sekitar SPBU.
Bambang berlarian menjauh karena panik dan ketakutan melihat kobaran api yang terus membesar.
Ada warga yang sempat menyiram dengan air namun api semakin membesar.
Sebuah pikap yang berada di belakang mobil terbakar sempat terkena kobaran api, menyebabkan bagian depan rusak.
Api berhasil dikendalikan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkot Pangkalpinang menjinakkan si jago merah.
Pantauan di lokasi, sejumlah petugas damkar berupaya memadamkan api dan memeriksa isi dalam mobil.(dom007)







