TNI AL Gelar Latihan Operasi Pertahanan Pantai Anti Akses dan Amfibi di Kampung Nelayan II Sungailiat

oleh -23 Dilihat
Sumber foto : rri.co.id

KILASBABEL.COM – Sejumlah 1443 personel gabungan melaksanakan Latihan Operasi Pertahanan Pantai (Anti Akses dan Anti Amfibi) di Lingkungan Nelayan 2 Sungailiat pada Minggu, 15 Februari 2026. Personel ini merupakan gabungan dari TNI unsur laut dan marinir.

Latihan Operasi disaksikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Latihan ini merupakan bagian dari upaya strategis TNI AL dalam meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi berbagai potensi ancaman di laut.

Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam konferensi pers mengatakan Latihan Ketahanan Pantai Anti Akses dan Anti Amfibi ini baru pertama kali dilakukan dengan teknologi terbaru.

“Kita berupaya melibatkan seluruh teknologi yang kita terima, seperti drone Kamikaze,” ujar Muhammad Ali.

Kegiatan latihan melibatkan unsur-unsur Kapal Perang diantaranya KRI Brawijaya-320, KRI Raden Eddy Martadinata-331, KRI John Lie-358, KRI Cut Nyak Dien-375, KRI Tjiptadi-381, KRI Halasan-630, KRI Surik-645, KRI Semarang-594 dan KRI Pulau Fani-731.

Warga sekitar Nelayan 2 Sungailiat beramai-ramai datang untuk menyaksikan Latihan Operasi Pertahanan Pantai kali ini. Seorang warga, H. Idris sudah memantau untuk mengikuti rangkaian latihan dari pagi hari.

“saya juga ikut nimbrung, sambil lihat situasi disini juga.” ujar H. Idris kepada RRI.

Latops (Latihan Operasi) ini merupakan komitmen TNI AL dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk menindak tegas segala praktik pertambangan ilegal (illegal mining). (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.