Jejak Sejarah Dunia di Museum Timah Indonesia Mentok Menarik Pengunjung Mancanegara

oleh -63 Dilihat
Puluhan keluarga korban Perang Dunia II saat mengunjungi museum sebagai bagian dari serangkaian kegiatan ziarah dan peringatan untuk menghormati leluhur mereka yang gugur di daerah Mentok pada Selasa (17/2/2026).(Foto/Istimewa)

KILASBABEL.COM, BANGKA BARAT – Museum Timah Indonesia Mentok, yang dikelola oleh PT Timah Tbk, terus menjadi destinasi sejarah edukatif yang menarik minat pengunjung, termasuk keluarga korban Perang Dunia II dari berbagai negara.

Puluhan keluarga korban Perang Dunia II mengunjungi museum sebagai bagian dari serangkaian kegiatan ziarah dan peringatan untuk menghormati leluhur mereka yang gugur di daerah Mentok pada Selasa (17/2/2026).

Sebelum mengunjungi museum, keluarga-keluarga tersebut berkumpul untuk berdoa di Pantai Raji dan Tanjung Kalian sebagai tanda penghormatan kepada para korban perang. Museum Timah Indonesia Mentok kemudian menjadi salah satu tujuan utama selama kunjungan mereka di kota bersejarah Mentok.

Rodney Pierce, salah satu anggota keluarga korban Perang Dunia II, mengatakan bahwa ia merasa nyaman selama kunjungannya ke Mentok karena keramahan masyarakat setempat.

Baca Juga: Pengiriman Perdana Kompos Lapas Pangkalpinang, Sinergi dengan UMKM dan PLTU 3 Bangka

“Warga Mentok sangat ramah dan hangat. Mereka melambaikan tangan dan tersenyum kepada kami, yang membuat kami merasa nyaman selama berada di sini,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap Museum Timah Indonesia Mentok sebagai bangunan bersejarah yang terpelihara dengan baik. Menurutnya, museum tersebut berfungsi sebagai ruang penting untuk mengenang sejarah sekaligus berbagi kisah masa lalu dengan generasi sekarang.

“Mentok adalah kota tua, dan museum ini adalah salah satu bangunan bersejarah yang telah dipugar dengan baik. Saya bangga bahwa sejarah negara kita dan anggota keluarga kita yang meninggal di sini diceritakan di museum ini. Ini adalah sumber pendidikan yang sangat baik bagi para pengunjung,” tambahnya.

Baca Juga: Sat Samapta Polresta Pangkalpinang Gencarkan Patroli Dini Hari, Intensifkan Pencegahan Geng Motor dan Kejahatan 3C

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat, Fakhriansah, mengatakan bahwa kunjungan keluarga korban Perang Dunia II ke Mentok telah menjadi agenda tahunan.

Selain melaksanakan ritual ziarah, mereka selalu menyempatkan waktu untuk mengunjungi Museum Timah Indonesia Mentok.

Baca Juga: Gubernur Babel Hidayat Arsani : Tahun Baru Imlek Momentum Perkuat Toleransi dan Kebersamaan Antarumat

“Setiap tahun, keluarga korban Perang Dunia II datang ke Mentok untuk memberi penghormatan dan berdoa bagi leluhur mereka yang meninggal di sini. Museum Timah Indonesia adalah salah satu tujuan utama karena memuat sejarah peristiwa Perang Dunia II yang terjadi di daerah ini. Mereka senang bahwa kisah-kisah ini masih dilestarikan,” katanya.

Sebagai museum yang dikelola oleh PT TIMAH Tbk, Museum Timah Indonesia Mentok tidak hanya menyajikan sejarah industri pertambangan timah tetapi juga mencatat berbagai peristiwa penting yang terjadi di wilayah Mentok, menjadikannya ruang edukasi yang memperkaya pengetahuan pengunjung lokal maupun internasional.(SP)

No More Posts Available.

No more pages to load.