Ombudsman Babel Pastikan Tidak Ada Pemadaman Listrik Selama Ramadhan

oleh -112 Dilihat
Foto : ilustrasi.

KILASBABEL.COM – Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung melakukan koordinasi dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Babel, guna memastikan tidak ada pemadaman listrik selama bulan Ramadhan 2026.

“Koordinasi ini untuk memastikan kecukupan cadangan daya, keandalan sistem kelistrikan dan kesiapan respons pengaduan masyarakat selama Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah,” kata Plt Kepala Perwakilan Ombudsman Babel, Kgs Chris Fither di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan Ombudsman Kepulauan Babel melakukan koordinasi dengan PT PLN Babel mempertimbangkan pengalaman Ramadhan 2023, ketika terjadi gangguan pada sistem transmisi Kenten – Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan yang mempengaruhi sistem kelistrikan di Kepulauan Bangka Belitung.

“Peristiwa pemadaman listrik pada Ramadhan 2023 ini menjadi catatan penting agar penguatan sistem transmisi dan mitigasi risiko benar-benar menjadi prioritas, termasuk kesiapan skenario kontingensi apabila terjadi gangguan serupa,” katanya.

Ia menyatakan berdasarkan hasil koordinasi PLN UIW Babel, ketersediaan daya listrik di Pulau Bangka, daya mampu tercatat sebesar 341,05 MW yang terdiri dari transfer Sumatera sebesar 100 MW dan daya mampu pembangkit sebesar 241,05 MW. Beban puncak tercatat 225,01 MW dengan cadangan daya sebesar 116,04 MW.

Sementara itu, di Pulau Belitung daya mampu sebesar 95,46 MW dengan beban puncak 62,55 MW dan cadangan daya 32,91 MW. Dengan komposisi tersebut, PLN memastikan kondisi cadangan daya selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H berada dalam posisi aman dan memadai.

Menurut dia momentum Ramadhan memiliki sensitivitas tinggi terhadap kebutuhan listrik masyarakat, baik untuk aktivitas ibadah maupun kebutuhan rumah tangga.

“Ramadhan merupakan periode dengan intensitas penggunaan listrik yang meningkat. Karena itu, kami melakukan pengawasan preventif untuk memastikan cadangan daya mencukupi, sistem kelistrikan tetap andal, serta respons terhadap gangguan atau listrik padam dapat dilakukan secara cepat dan terukur,” ujarnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.