Pemerintah Kebut Perbaiki Jalan Rusak jelang Mudik Lebaran 2026

oleh -284 Dilihat
Ilustrasi. (net)

KILASBABEL.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan pemerintah akan mempercepat perbaikan jalan rusak. Upaya perbaikan jalan untuk menunjang infrastruktur pada musim mudik dan arus balik lebaran 2026.

“Jadi jalan kurang baik kita perbaiki. Kemeneterian Pekerjaan Umum sudah menyiapkan program cepat memperbaiki jalan rusak atau mengganggu perjalanan,” kata Menteri AHY kepada wartawan di Jakarta, Sabtu, 28 Februari 2026.

Menteri AHY juga berharap agar Kementerian Perhubungan mempersiapkan moda transportasi baik darat, udara, laut dan kereta api. Kendati demikian, ia menyebut tantangan dalam pelaksanaan mudik dan balik lebaran adalah cuaca.

AHY mengatakan pemerintah mengantisipasi cuaca ekstrem di berbagai lokasi agar tidak menghambat pelaksanaan mudik dan balik lebaran 2026. Berkaca kepada keberhasilan pemerintah pada mudik dan nataru 2025, kasus kecelakaan menurun.

“Kita mengantisipasi cuaca ekstrem di berbagai lokasi tapi pengalaman terdahulu baik menyiapkan lebaran dan nataru, setiap tahun ada perbaikan. Terjadi penurunan jumlah kecelakaan signifikan termasuk fatalitas dan kitab isa bs mengurangi kemacetan,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk mendukung kelancaran mudik lebaran. AHY meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mencegah terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan luka dan kehilangan nyawa.

Sementara itu, Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan penanganan lubang menjadi prioritas utama dan ditargetkan tuntas sebelum puncak arus mudik. Berdasarkan laporan terbaru, jumlah lubang yang semula tercatat sekitar 7.000 titik, kini turun signifikan menjadi 2.500 titik.

“Dilaporkan ada sekitar 7.000 lubang, sekarang sudah turun drastis ke angka 2.500. Kami pastikan sebelum arus mudik, hampir seluruhnya sudah pothole-free (bebas lubang),” ujar Dody.

Pihaknya akan menggunakan metode patching atau penambalan cepat untuk menjaga kelancaran lalu lintas. Adapun upaya jangka menengah, Kementerian PU menyiapkan pelapisan ulang (overlay).

“Untuk jangka menengah, meningkatan konstruksi menjadi rigid pavement atau beton di sejumlah titik kritis agar daya tahan jalan lebih optimal. Perbaikan difokuskan untuk memastikan kondisi jalan siap menghadapi lonjakan kendaraan saat puncak arus mudik,” ujarnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.