Wali Kota Serahkan Sertifikat HACCP ke 9 UMKM Kelautan Pangkalpinang, Sudah Ada yang Raih Kontrak Ekspor ke Singapura dan Eropa

oleh -49 Dilihat

KILASBABEL.COM, PANGKALPINANG – Sebanyak sembilan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kelautan dan perikanan asal Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, menerima sertifikat pelatihan Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP).

Penyerahan dilakukan langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang Prof Saparudin di Smart Room Center (SRC), Kantor Wali Kota, pada Rabu (4/3/2026).

Penyerahan sertifikat ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kota untuk meningkatkan daya saing produk perikanan dan kelautan lokal melalui penerapan standar jaminan mutu nasional hingga internasional.

Dalam sambutannya, Prof. Udin menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) dan Balai Mutu, yang merespons positif usulan pemerintah kota untuk memperkuat kualitas produk UMKM.

Penyerahan sertifikat.

“Ternyata BI dan Balai Mutu merespons keinginan pemerintah kota untuk memberikan pelatihan jaminan mutu produk perikanan dan kelautan. Karena ini penting untuk menjamin produk-produk yang dihasilkan UMKM memiliki standar mutu nasional maupun internasional,” ujarnya.

Baca Juga: Dua Jambret Asal Sumsel Diringkus Jajaran Polresta Pangkalpinang, Beraksi di 6 TKP

Menurutnya, dengan terpenuhinya standar mutu yang diakui secara luas, para pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk memasuki pasar global.

“Dengan memenuhi standar mutu ini, baik secara nasional maupun internasional, pelaku usaha bisa mengekspor produk-produk mereka ke pasar global,” tambahnya.

Wali Kota Pangkalpinang, Safarudin saat memberikan arahan.

Baca Juga: Gandeng Pemkab Belitung, PT Timah Distribusikan Paket Makanan Pokok kepada Masyarakat Selama Ramadan

Prof. Udin menambahkan bahwa program penguatan mutu produk UMKM bukan merupakan langkah baru. Pemerintah kota sebelumnya telah melaksanakan dan meluncurkan program serupa sebagai bagian dari upaya penguatan ekosistem UMKM di wilayahnya.

Kabar menggembirakan bahkan datang dari beberapa pelaku usaha yang telah berhasil meraih kontrak pengiriman produk ke pasar Singapura dan sejumlah negara di Eropa.

Baca Juga: Pemkot Pangkalpinang Siapkan Rp10 Miliar untuk Kegiatan Strategis 2026, Wawako Dessy Ajak OPD Bersinergi

“Tadi juga ada informasi bahwa beberapa pelaku usaha kita sudah mendapatkan kontrak pengiriman ke Singapura dan Eropa. Sehingga ini terus berjalan, dan UMKM kita di Pangkalpinang bisa lebih berkembang. Akan kita lakukan pembinaan dan pendampingan berkelanjutan agar produk-produk mereka bisa terus menembus pasar internasional,” pungkasnya.

Sebelumnya, pihak Balai Mutu telah menyampaikan bahwa pelatihan HACCP yang diberikan mencakup analisis bahaya pada setiap tahapan produksi, pengendalian titik kritis, serta penerapan sistem manajemen mutu yang sesuai dengan standar internasional. Hal ini diharapkan dapat menjamin keamanan dan kualitas produk serta mempermudah akses pasar ekspor.(bgz/advertorial)

No More Posts Available.

No more pages to load.